Sabtu, 26 September 2020

Never GiveUp

 NEVER GIVE UP



Belajar atau mengambil pembelajaran boleh dari siapa saja atau dari apa saja. Salah satu pembelajaran didapat dari kisah atau cerita. Kita bisa mendapatkan inspirasi darinya. Seperti halnya 2 orang inspirator yang secara singkat akan dijelaskan. Dari mereka kita belajar bagaimana memperjuangkan apa yang diimpikan. 


Kisah pertama datang dari Henry Ford, miskin dan tak berpendidikan, memimpikan kereta tak berkuda, bekerja dengan peralatan yang ia punya, tanpa menunggu kesempatan baik, dan sekarang bukti impiannya tersebar di seluruh dunia. Ia lebih berhasil daripada semua orang karena ia tak pernah takut untuk mempertahankan mimpinya. Never Give Up.


Kisah kedua dari Thomas Edison yang pernah bermimpi tentang lampu yang dapat dinyalakan dengan tenaga listrik. Meski gagal lebih dari 10.000 kali, ia tetap memegang teguh impiannya sampai ia berhasil mewujudkannya sebagai realitas fisik. Pemimpi praktis tidak menyerah, Never Give Up. (Think and Grow Rich)


Semua kita pernah bermimpi di saat tidur tentunya. Namun tidak semua orang berani punya impian besar. Kita belajar dari sosok seperti Henry Ford dan Thomas Edison yang berani bermimpi besar dan merealisasikannya menjadi realita. 


Berbeda dengan Henry Ford dan Thomas Edison, ada sebagian orang yang tabu dengan kata impian bahwa itu hanya untuk anak kecil, impian itu bunga dari tidur yang nyenyak, yang penting tuh bekerja keras dengan apa yang kita dapatkan saat ini, itu bagus. Tidak salah, yang penting Anda bahagia melakukannya. Sebagian lagi tidak berani memiliki impian besar dengan menyatakan ah saya cukup begini saja, saya bukan orang yang muluk-muluk, juga gak terlahir dari keluarga kaya, udah begini aja udah senang banget, itu bagus. Yang penting bahagia dan tidak mengeluh dengan keadaan. Sebagian kecil juga pernah bermimpi besar namun menyerah di tengah perjalanan, akhirnya mengasihi diri sendiri dan merasa puas dengan apa yang didapatkan, itu juga bagus. Paling tidak sudah berani mencoba. 


Namun ada sebagian yang lebih kecil jumlahnya daripada mereka yang saya sebutkan di atas dan itu termasuk Anda yaitu orang yang memutuskan untuk mendesign kehidupan mereka menjadi luar biasa serta berani setia pada pilihannya, memperjuangkan apa yang dikatakan dan mengatakan apa yang telah diperjuangkan. Mereka minoritas, sangat sedikit jumlahnya, mereka orang pilihan. Mereka adalah pendaki gunung yang menyelesaikan pendakiannya. Bukan mereka yang selalu melirik gunung sebelah sebelum menyelesaikan apa finish nya. Mereka itu Anda. 


Anda sedang mengalaminya saat ini. Anda juga sedang memperjuangkannya saat ini. Jangan Menyerah, Never Give Up. Tidak ada hal yang dapat menghentikan anda kecuali itu pilihan anda. 


Jika suatu waktu anda merasa letih, merasa perjuangan tanpa henti, ambil nafas dalam lalu hembuskan kemudian perintahkan lisan anda untuk berbisik pada Hati, pikiran dan tubuh anda bahwa apa pun yang terjadi, tugasmu hanya berusaha sampai impian menjadi realita. Never Give Up.


Jika suatu waktu anda merasa tidak ada pekembangan dalam apa yang Anda lakukan, sepertinya yang anda lakukan percuma, pontang panting tidak ada yang berubah maka masuklah ke dalam kamar lalu berdirilah di depan cermin. Sapalah dia, Kalau sapaan tidak lagi ia gubris maka berteriaklah padanya. Pada ia yang ada di depan cermin. Katakan dengan lantang. Hei Kamu, sekarang giliranku, kamu harus mengikutiku, kamu harus patuh, kamu harus bekerja keras sampai orang disampingmu mengatakan bahwa kamu pantas mendapatkannya. Itu saja, Tugasmu hanya berusaha sampai impian menjadi realita. Never Give Up.


Bapak dan ibu bekerja keraslah hanya untuk sementara. Ada banyak hati yang akan bahagia jika anda mendapatkan impian anda. Buktikan pada mereka bahwa anda sosok yang berbeda dari sebelumnya, bahwa anda adalah sosok harapannya. Never Give Up.


Semangat, Anda pasti bisa hanya perlu terbiasa. Anda pasti bisa karena anda terpilih. Semoga Hidup Makin Berkah Berlimpah Bahagia.


RichAnton

Merubah Pola Pikir, Rasa dan Tindakan #22

Sumenep, 3/7/20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar