Sabtu, 26 September 2020

Jika ini maka itu ....

 JIKA INI...., MAKA ITU... 



Saya yakin banyak pertanyaan seperti ini yang seringkali datang kepada kita, kenapa ya kok orang itu bisa berhasil tapi sampai saat ini saya belum sampai seperti dia? Ada gak sih cara instan yang cepet gitu untuk berhasil dalam bisnis? Apa rahasia yang gak dibahas kenapa dia bisa sukses dan orang lain tidak? Dan beberapa pertanyaan semisal yang selalu muncul ketika langkah ini menemukan kendala dan batu sandungan. 


Tenang, anda tidak sendiri. Banyak temannya kok. Yang penting tenang dulu deh, setelah ini mari kita bahas bagaimana kedepannya. Saya dulu mendapat hal yang serupa. Saya juga harus melewati hal yang sama dilalui oleh pribadi yang ingin sukses. Jadi saya juga merasakannya, merasakan kegalauan yang anda rasakan. Merasakan bingung bercampur semangat yang naik turun. Lebih banyak halu nya daripada bertindak. Ya begitulah, kita sama kok. Bukan berarti saya sudah sukses, sukses masih jauh namun saya sudah melewati tahapan pemula dan itu harus dilewati. 


Saya gagal beberapa kali, banyak kali lah, hahaha. Kegagalan itu membuat saya sadar bahwa sebenarnya yang harus dirubah adalah diri saya terlebih dahulu bukan perihal lain selain diri saya. Berubah, hijrah total pokoknya. Tanpa kompromi pada diri, sama orang lain bolehlah kompromi. Berikut yang saya lakukan, penting untuk dilakukan;

 

Pertama, tidak lagi menyalahkan orang lain dan lingkungan atau faktor di luar diri. 

Kedua, tidak lagi iri terhadap pencapaian orang lain, justru harus mendukung dan mendoakan agar semakin sukses dan didekatkan dengan mereka yang sukses. 

Ketiga, merubah pandangan tentang diri bahwa kita diciptakan terbaik, kita hidup di dunia untuk bahagia, kita hidup untuk bermakna dan berarti. 

Keempat, merubah konsep tentang rejeki bahwa kaya itu baik, orang kaya itu berguna untuk masyarakat, rejeki itu berlimpah, rejeki itu tersedia untuk kita dan kita harus jemput. 

Kelima, menerima semua proses dan terus tawakal dalam artian bekerja keras, ikhlas dan berdoa. 


Terlihat simpel memang namun prakteknya perlu kesungguhan dan terus menerus menjaga konsistensinya. Lakukan sampai anda lupa bahwa sudah melakukannya. Jadi ketika ada pertanyaan semisal di atas pada paragraf pembuka maka jawabannya adalah ada dalam diri kita sendiri. Dunia internal akan mempengaruhi dunia eksternal. Apa yang ada dalam diri akan berpengaruh besar terhadap apa yang terjadi kepada diri anda. 


Hari ini saya mengajak kepada Anda untuk mencatat apa saja kendala dan batu sandungan yang terjadi dalam perjalanan hidup ini. Tahap kedua adalah melihat ke dalam diri apakah ada yang harus kita rubah? Tentu saja ada. Kita harus teliti. Jika hal ini anda lakukan, saya yakin anda akan sampai pada tujuan yang anda tetapkan. 


Semangat, anda pasti bisa hanya perlu terbiasa. Anda pasti bisa karena anda terpilih. Semoga hidup makin berkah berlimpah bahagia. 


RichAnton

Merubah Pola Pikir, Rasa dan Tindakan #44

Sumenep, 25/8/20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar