JANGAN BERHENTI KARENA LELAH. TAPI BERHENTILAH KARENA SAMPAI PADA TUJUAN
2 Tahun lalu saya direkomendasikan sebuah buku yaitu Think & Grow Rich, Berpikir dan Menjadi Kaya, Karya Napoleon Hill. Buku tersebut adalah hasil wawancara Hill terhadap 500 orang terkaya di Amerika setelah mendapat mandat dari Andrew Carnegie, terbit di tahun 1937. Setiap kalimatnya penuh makna. Ada hal tersembunyi dalam setiap paragraf yang membuat saya terkagum, kok baru sekarang saya mengetahui buku ini. Anda sangat dianjurkan memilikinya.
Tulisan kali ini terinspirasi dari satu bagian dari buku Think & Grow Rich. Dikisahkan bahwa dahulu ada keluarga pemburu Emas, ingin kaya dengan cara menambang emas. Sebut saja keluarga Derby. Keluarga tersebut menemukan lokasi emas yang dikatakan kandungan emasnya sangat tinggi. Benar saja ketika mulai menambang, Keluarga Derby menemukan Pasir Emas yang dicari. Mereka bahagia. Makin giat bekerja mengumpulkan pasir emas untuk dipisahkan antara emas dan pasirnya.
Penambangan emas ini berlangsung lama dan membuahkan hasil yang cukup. Namun makin lama, guratan emas itu makin hilang. Semakin dalam mereka menggali semakin hilang tak terlihat pula guratan emas itu. Sampai pada suatu saat ketika modal yang dikeluarkan semakin banyak, tenaga yang dikeluarkan juga makin keras, membuat mereka menyerah. Diambillah keputusan bulat untuk menghentikan penambangan tersebut. Toh mereka sudah dapat emasnya, walau tidak banyak. Akhirnya, semua peralatan pertambangan mereka jual kepada tukang loak dengan harga yang murah, anggapannya asal sudah menutup modal yang dikeluarkan. Kemudian mereka kembali ke daerah asalnya.
Beruntung sekali tukang loak itu. Dia memanfaatkan kesempatan langka itu. Memang terkadang kesempatan untuk besar datang dari hal yang tidak disangka. Dia datang kepada insinyur, memintanya untuk meneliti bekas tambang keluarga Derby menggali emas. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada kandungan emas besar di situ. Sang insinyur mengatakan bahwa penambang sebelumnya tidak paham akan garis patahan, memang seperti itu. Guratan emas itu akan muncul tepat 3 kaki di tempat Derby berhenti menggali. Bayangkan betapa kayanya keluarga Derby ketika tidak berhenti menggali. Setidaknya undanglah ahli untuk membimbingnya. Beruntung sekali si tukang Loak, dia kaya raya karena meneruskan kesempatan yang ditinggalkan oleh keluarga Derby.
Permasalahan dari setiap orang yang gagal karena tidak berani menyelesaikan apa yang dimulai. Dalam istilah yang lebih pas diucapkan adalah bahwa kegagalan itu didapatkan karena otot deal done nya tidak diperjuangkan. Apa itu deal done? Deal done adalah menyelesaikan apa yang sudah disepakati, dimulai dan dituju. Banyak dari kita, termasuk saya dulu suka banget memulai tapi gak diselesaikan. Beli buku niatnya mau baca, tapi setelah buka beberapa halaman ternyata banyak gangguan yang memang didatangkan khusus bagi kita yang punya niatan bertumbuh entah itu malas dari dalam diri atau ada ajakan dari lingkungan kita untuk melakukan hal yang menyenangkan namun tak membuat kita bertumbuh. Akhirnya gak kebaca lagi itu buku. Begitu terus berlanjut, gak pernah selesai. Banyak contoh real di kehidupan kita yang gak deal done, gak selesai. Mau diet karbo agar badan lebih ringan, sudah memutuskan mulai hari ini. Udah nonton panduan di youtube, udah ikut komunitas dietnya, udah beli protein pengganti karbonya, udah disiapin semuanya, udah mulai beberapa hari, eh ketika ada sisa makanan anak yang gak habis karena emang akhirnya dilanggar tuh diet karbonya. Kejadian itu berlanjut sampai diet karbo gak jalan lagi. Ini hanya satu hambatan, masih banyak hambatan lain yang membuat kita gak deal done. Pertanyaannya, sampai kapan kita begini? Seumur hidup gak menyelesaikan apa yang sudah disepakati, apa yang sudah dituju, apa yang sudah dimulai? Terus kita bertanya kenapa kita gak sukses? Tentu anda tahu jawabannya kenapa.
Hambatan itu wajar-wajar saja kok. Itu memang harus ada agar anda berubah. Gak deal done juga wajar kok karena banyak yang begitu jadinya kan wajar. Yang gak wajar itu kalo kita deal done karena itulah yang membuat kita sukses mendapatkan apa yang dituju.
Sukses itu dekat. Hanya 3 kaki tepat di mana anda berdiri saat ini. Letakkan wujudnya 5 cm di depan pandangan kita. Kesempatan datang, bentuknya mungkin lain, dan dari arah yang berbeda dari yang anda duga. Inilah salah satu ciri kesempatan. Kesempatan menyelinap lewat pintu belakang, dan kadang tersamar dalam bentuk kesialan, atau kekalahan sementara. Mungkin inilah sebabnya begitu banyak orang yang gagal mengenali kesempatan.
Semangat, anda pasti bisa hanya perlu terbiasa. Anda pasti bisa karena anda terpilih. Semoga Hidup Makin Berkah Berlimpah Bahagia.
RichAnton
Merubah Pola Pikir, Pola Rasa dan Pola Tindakan #16
Sumenep, 26/6/20

Tidak ada komentar:
Posting Komentar