*MEMBANGUN BISNIS LUAR KOTA DULU DAN SEKARANG.*
(hanya untuk leader CAA)
Dahulu, membangun bisnis Amway di luar kota itu sangat mahal. Ketika mulai aktif, saya adalah bisnis luar kota dari salah satu kakinya pak Aldi. Saya di Batu dan semua upline ada di Jakarta. Setelah saya aktif, membeli banyak kaset, hadir di semua pertemuan N21 seperti Infonite, BBS, 15 planners meeting, NBT, LCWES dan LS serta belanja banyak produk, saya mulai mendapat perhatian dari upline. Itu yang utama bagi saya, karena mustahil mengerjakan bisnis kuadran kanan tanpa bimbingan.
Saya ditantang, jika sudah ada 50 orang IBO di grup, maka akan ada upline yang datang ke Batu untuk membimbing saya. Sayapun mati matian bekerja supaya mendapat perhatian dari upline. Saya melakukan kerjanya tanpa melihat caranya, yang penting lakukan dan lakukan. Beberapa bulan kemudian ada 50 orang IBO di grup saya, pak Ojat terbang dari Jakarta untuk membimbing saya. Memberi contoh presentasi, follow up dan sebagainya. Barulah saya tahu bahwa apa yang saya lakukan sebelumnya banyak salahnya. Tetapi tidak masalah, ketika saya melakukan hal yang benar, hasilnya tidak jauh berbeda. Cara lagi lagi bukan hal yang penting. Yang penting adalah SEMANGAT KITA.
Selama beberapa bulan pak Ojat yang Ruby Direct, ibu Elly isteri dari pak Sudomo (pembantu rektor UPH) yang juga Ruby Direct, setiap bulan datang ke Batu membimbing kami. Sampai kami menjadi platinum, kemudian menjadi eksekutif platinum menyalip dua mentor saya. Bimbingan mereka dilepas dan diambil alih pak Aldi yang Diamond.
Tahap berikutnya, saya mulai memiliki grup di luar kota, yaitu Jakarta. Beliau join setelah saya kirimi buklet mengangkat ember dan membangun pipa, kemudian saya pertemukan dengan pak Ojat di infonite Jakarta dan akhirnya join. Sampai beliau 9% saya belum bertemu muka. Kami bertemu pertama kali di acara LC Weekend Seminar (LCWES) di Bogor.
Setelah itu saya rutin datang ke Jakarta untuk membantu beliau. Beliau belanjanya sangat besar, terkadang sendirian bisa 6% atau 1 juta PV. Saya ke Jakarta setiap 2 minggu. Panduan di N21, kalau kita ingin membangun bisnis di luar kota, selama 3 bulan pertama setiap minggu kita perlu kesana. Melakukan presentasi, follow up dan sebagainya, sampai yang bersangkutan bisa melakukan sendiri dan ada beberapa orang lain yang juga bisa melakukan. Setelah itu setiap bulan kita perlu mengunjungi kota itu. Yang disebut bisnis luar kota adalah kota yang tidak bisa dijangkau pulang pergi dalam satu hari. Kalau masih bisa pulang pada hari yang sama, misal berjarak 100 km, dianggap bukan bisnis luar kota.
Biaya membangun bisnis luar kota sangat besar karena semua harus dibiayai sendiri. Karena itu sebelum menjadi platinum, tidak dianjurkan membangun bisnis luar kota.
Dengan support sistem KCFS ini, membangun bisnis luar kota menjadi sangat murah dan mudah. Tanpa harus melakukan presentasi, tanpa bertemu dengan prospek, bahkan tanpa keluar rumah. Sebelum menjadi platinum, pak Chozin sudah memiliki bisnis di 34 propinsi. Para leader Silver Producer keatas cukup hadir di pertemuan seperti CAT, Kopdar maupun SIV. Di SIV, para pembicara bahkan saya sendiri tetap membayar tiket 600 ribu. Mungkin nanti perlu dipikirkan apakah masih harus membayar tiket ? 😜😜
Apa yang para leader sampaikan di SIV bisa mempengaruhi ratusan orang sekaligus, sehingga grup mereka bisa berkembang. Itu jauh lebih murah dibanding harus membimbing IBO satu persatu dengan biaya mahal seperti dulu.
Yang perlu dilakukan para leader sekarang ini, selain melebar, adalah *membantu setiap kakinya untuk terus diperdalam*. Kedalaman sangat perlu untuk menstabilkan bisnisnya. Para leader setiap bulan perlu melihat LOS (Line of Sponsorship) atau grup kita untuk mendeteksi beberapa titik terdalamnya di setiap kaki. *LOS expand (bisa dilihat semua), ada di MyBiz versi desktop*. Kita membantu titik yang paling dalam karena di sebuah bisnis kepemimpinan seperti Amway, kita membantu orang yang kuat. Yang masih lemah biarlah memperkuat diri dahulu dengan hadir di seminar. Berbeda dengan bisnis kuadran kiri dimana95% tergantung cara dan 5% sikap, disini kebalikannya, 95% tergantung sikap. Sedang sikap tergantung seberapa besar impian dan tekadnya untuk berhasil.
Disini tidak ada sistem perintah seperti di kantor. Semua terikat satu sama lain oleh impiannya masing masing. Yang ikatannya masih lemah berarti impiannya masih kurang kuat, maka kita anjurkan hadir di Seminar Inspirasi dan Visi untuk menguatkan tekad dan niatnya. Tidak ada cara lain untuk menguatkan diri dan menghilangkan semua mental block selain hadir di seminar. Kita sulit membuat diri kita termotivasi kecuali ada inspirasi yang diperoleh dari luar. *Dari SIV ke SIV, mental block kita akan dikikis satu persatu.* Sehingga kita bisa bekerja dengan efisien dan efektif di banyak kaki. Bukan bingung melawan mental block kita sendiri, kemudian berpikir :"Saya cukup punya frontline segini saja, saya tidak perlu menjadi ini, cukup menjadi itu". Itu adalah mental block yang membatasi diri kita. Setiap leader perlu membebaskan dirinya dari mental block supaya tidak menghambat leader di bawahnya.
Misalnya kita bekerja sekaligus di 30 kaki atau frontline, masing masing kaki ada yang masih berisi satu orang (frontline), ada yang ratusan orang. Untuk yang kakinya sudah besar cukup di 5-6 orang titik terdalam. Akan ada 100 IBO yang perlu dibantu langsung oleh kita. Jika setiap BTD diisi 5 orang IBO sebagai admin, setiap leader hanya perlu memegang 20 BTD. Jika kita bekerja di 30 kaki sekaligus, nantinya akan ada 20 kaki yang benar benar jadi platinum. Memiliki 20 kaki platinum, kemudian founders platinum, maka Founders Crown Ambassador ada di depan mata. Sesuatu yang nyaris mustahil dilakukan dengan sistem lama, dimana kita hanya bisa membantu maksimal 3 kaki karena dilakukan secara fisik, presentasi satu per satu. Sekarang tanpa presentasi, bisa Anda lipatkan 10x dan itu sudah sangat terbukti.
*Hilangkan batasan batasan Anda akibat mental block yang ditanamkan ke Anda sejak lahir. Anda adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna, maka jadilah sesuai harapan pencipta Anda !!*
Go Founders Crown Ambassador 🙏🙏
*Sigit Setyawadi*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar