FORGET THE MISTAKE, REMEMBER THE LESSON
Di sekolah kita diajarkan untuk perfect dalam semua bidang. Semua dinilai. Pintar dan bodoh dinilai dari seberapa sedikit kesalahan yang dibuat. Sedikit banyak ini sangat berpengaruh terhadap keberanian untuk kita dalam mencoba sesuatu yang baru atau mungkin yang harus dilakukan. Karena takut salah. Karena takut dinilai tidak baik. Karena takut mengurangi citra diri akhirnya enggan mencoba. Jangankan melangkah, membuka mata dengan sesuatu yang baru saja tidak. Maka dari itu kalimat di atas sangat menarik. Forget The Mistake, Remember The Lesson.
Sebenarnya apa yang kita harapkan? Hasilnya bukan. Jangan bilang kalau yang penting adalah prosesnya karena berpengaruh sekali dengan pilihan tindakan anda. Ketika anda mementingkan prosesnya maka tidak akan sampai pada hasil, terus menerus berproses, cara yang menjadi penting. Kalau anda mementingkan hasilnya, maka proses apa pun yang dilalui tidak akan menjadi masalah bagi anda. Anda melakukan sesuatu itu bukan karena suka namun lebih mengarah pada pilihan bahwa anda memang harus melakukannya. Pemikiran harus melakukannya inilah yang dapat membawa anda menuju kalimat di atas, Forget The Mistake, Remember The Lesson. Lupakan kesalahannya, ingatlah pembelajarannya.
Dianggap dan merasa dinilai oleh orang lain merupakan salah satu ketakutan dari membuat kesalahan. Disematkan orang yang selalu gagal itu menakutkan. Terlalu cepat menilai juga merupakan pilihan yang tidak tepat karena membuat diri kita fokus pada kesalahan dan kegagalannya bukan pada pembelajarannya.
Jangan takut salah tapi takutlah pada kenyataan bahwa diri kita tak mengalami perkembangan jika tidak mencobanya dan bisa jadi saat mencoba kita mendapati kesalahan dan kegagalan. Namun itu semua wajar bagi orang yang ingin mendapatkan pembelajaran.
Berperang melawan diri sendiri memang moment yang paling mendebarkan. Musuhnya tak terlihat. Seolah ada dua padahal hanya ada satu dan menyatu. Pembelajaran terkadang harus dilakukan berkali-kali. Mahir itu sebuah tindakan yang diulang. Melalui tindakan yang diulang itulah kita dapatkan pembelajaran tentang sesuatu yang ditekuni. Apa pun yang Anda lakukan saat ini dan menurut Anda berat, maka fokuslah pada pribadi Anda saat berhasil menaklukkan impian Anda. Apa pun yang membuat Anda berpikir ulang untuk kembali lagi dan menghindari semua kesalahan, maka ingatlah tentang pembelajaran berharga yang akan Anda dapatkan setelah menaklukkan peperangan dalam diri antara melakukan atau tidak. Selalu lebih bijaksana untuk tetap menjadi diri Anda yang terbaik.
Semangat. Anda pasti bisa hanya perlu terbiasa. Anda pasti bisa karena anda terpilih. Semoga Hidup Makin Berkah Berlimpah Bahagia.
RichAnton
Merubah Pola Pikir, Rasa dan Tindakan #23
Sumenep, 6/7/20

Tidak ada komentar:
Posting Komentar