Sabtu, 26 September 2020

Apakah sudah Merdeka ?

 APAKAH SUDAH MERDEKA? 



Sebentar lagi kita akan merayakan kemerdekaan Republik Indonesia, tepat tanggal 17 di bulan Agustus ini. Ada yang berbeda di tahun ini karena bertepatan dengan pandemi, jadi Agustus yang biasanya ramai dengan perlombaan dan pawai kini tak seperti biasanya. Apa pun keadaannya yang penting sikap yang kita pilih haruslah tetap bersyukur. Dan yang terpenting lagi adalah kita mengetahui apa sebenarnya yang dinamakan merdeka. 


Kalau dulu kita merdeka dari penjajahan kolonial, yang katanya sekarang sih tetap ada penjajahan namun bentuknya saja berbeda. Saya tidak akan masuk dalam ranah itu karena bukan kapasitas saya untuk membicarakan nya. Saya lebih suka dan ada kecendrungan untuk membahas yang ada hubungannya dengan pribadi kita dalam artian apa makna merdeka jika hubungannya dengan diri kita. 


Manusia secara fitrahnya adalah baik. Jika suatu keadaan membuatnya tidak baik maka itu bukan fitrahnya dan itu bukan merdeka. Merdeka itu tidak terkekang dengan sesuatu yang bukan fitrahnya. Mari kita contohkan dengan realitas sehingga dapat terbayang gambaran dari kata merdeka. Seorang ayah itu fitrahnya mencintai anaknya dan istrinya, semua tingkahnya bertujuan untuk membahagiakan keduanya. Jika pada suatu kondisi membuat sangat ayah lupa diri dengan sering menyakiti baik fisik maupun psikis maka itu bisa dikatakan bukan ayah yang merdeka karena menyalahi fitrah. Pemimpin baik pemimpin bisnis atau sosial fitrahnya adalah membuat semua struktur organisasi di bawahnya mencapai tujuan bersama dan mereka senang melakukannya. Namun jika pada suatu kondisi bahwa sang pemimpin lebih banyak mementingkan dirinya sendiri, mengedepankan keuntungan pribadi, mendahulukan kepuasannya sendiri maka itulah yang dikatakan pemimpin yang tidak mereka karena sudah jauh dari fitrah yang seharusnya. Bisa dibayangkan bukan apa yang dimaksud mereka yang hubungannya dengan pribadi kita?


Apakah sudah merdeka? Apa jawabannya? Mari kita lihat kedalam diri kita. Sebagai apa kita ini? Apa sudah sesuai fitrah kita menjalankan tugas itu. Posisinya bisa bermacam-macam. Jika anda seorang Ayah, apakah sudah bahagia istri dan anak anda? Jika anda seorang ibu, apa sudah tumbuh putra putri anda dengan tuntunan yang seharusnya? Jika anda seorang anak, apa sudah cukup anda membalas budi kedua orang tua yang dikatakan bahwa tak akan pernah kita bisa membalasnya? Coba bayangkan, adakah senyum indah dari mereka? 


Saya yakin bahwa menjadi tujuan kita bersama bisa menjadi pribadi yang merdeka. Berproses menjadi lebih baik adalah kunci untuk mencapainya. Tidak mudah memang, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. 


Semangat, saya yakin anda pasti bisa hanya perlu terbiasa. Anda pasti bisa karena anda terpilih. Semoga hidup makin berkah berlimpah bahagia. 


RichAnton

Merubah Pola Pikir, Rasa dan Tindakan #41

Sumenep, 11/7/20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar