*MERDEKA*
Lima belas tahun lalu, dua jam dari saat sy menulis ini. Tanggal 17 Agustus 2005 jam 10 lebih 10 menit pagi. Saya menurunkan papan praktek, dan merdeka untuk pertama kali sejak masuk SD tahun 1961. Merdeka bukan berarti menganggur. Merdeka artinya kita bisa melakukan apapun, dimanapun dan kapanpun sesuai keinginan kita.
Merdeka sebenarnya kebutuhan paling dasar dari manusia. Tetapi seiring perkembangan jaman dan kebutuhan, manusia menjadi tidak merdeka demi mendapatkan alat untuk bisa hidup layak di dunia, yaitu uang. Akibatnya, selama ratusan tahun, ada doktrin baru bagi sebagian besar masusia, yaitu bekerja keras (mencari uang) adalah mulia. Bermalas malasan itu tercela.
Di dunia hewan, semakin tinggi stratanya, semakin sedikit waktu yang digunakan untuk mencari makan. Singa dan harimau hanya butuh waktu kurang dari 1 jam sehari untuk bekerja mencari makan. Sebaliknya kerbau, kijang dll butuh waktu belasan jam sehari untuk makan. Manusia seharusnya juga demikian, hanya perlu bekerja sedikit saja untuk mencari makan. Selebihnya santai dan mengerjakan hal hal lain untuk aktualisasi diri.
Sebagian kecil saja orang yang bisa seperti itu. Mereka bekerja sementara membangun aset, kemudian menikmati hasil dari aset yang dia bangun. Sebagian besar lainnya, setiap hari bekerja berjam jam bahkan belasan jam hanya untuk mempertahankan kehidupan mereka.
Untuk bisa hidup merdeka, pekerjaan terberatnya hanya 1, yaitu mengalahkan diri sendiri. Saya butuh belasan tahun untuk berproses. Selama 10 tahun (1993 – 2003), saya berperang dengan diri sendiri hanya untuk menjawab “apa memang itu jalan terbaiknya ?”. Setelah menang karena dibantu anak sulung saya yaitu Adi Kusdarwanto, hanya butuh 2 tahunan untuk akhirnya bisa menurunkan papan praktek dan freedom.
Untuk menjadi merdeka, Anda hanya perlu disiplin. Yaitu melakukan hal hal yang tidak Anda sukai, untuk nantinya, bisa melakukan semua hal yang Anda sukai. Melakukan hal yang tidak Anda sukai, artinya melawan diri Anda sendiri. Itulah pekerjaan terberat Anda untuk bisa bebas merdeka. Bisa membeli apa saja, melakukan apa saja dan kapan saja.
Selamat memperingati kemerdekaan negara Indonesia, dan *memperjuangkan kemerdekaan pribadi dan keluarga.*
Surabaya, 17 Agustus 2020.
*Sigit Setyawadi*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar